Ada dua orang ayah. Ayah 'A' dan ayah 'B'. Keduanya sedang dalam kondisi
kritis dan tahu sebentar lagi ajalnya akan tiba. Mereka kemudian
memanggil istri dan anak-anaknya.
Pesan terakhir Ayah 'A' kpd anak sulungnya:
Nak,
ayah sudah akan pergi. Sebagai anak sulung, kamu harus membantu Ibu
menjaga keluarga ini. Tolong lunasi biaya RS selama ayah sakit. Kalau
uangnya tidak cukup, juallah mobil atau rumah kita. Kalau masih tidak
cukup juga, terpaksa kamu pinjam dengan saudara dulu. Biaya RS ayah
memang mahal sekali. Ayah juga minta maaf karena kamu harus berhenti
kuliah. Uang sisa tabungan harus didahulukan untuk menyekolahkan adik2mu
yang masih kecil. Jaga Ibu dan adik2mu. Setelah itu Ayah 'A' meninggal.
Ayah B juga berpesan kepada anak sulungnya:
Nak, ayah sudah
akan pergi. Sebagai anak sulung, kamu harus membantu Ibu menjaga
keluarga ini. Jangan khawatir soal biaya RS. Walau biaya RS ini mahal,
tapi asuransi kesehatan yang ayah ambil cukup untuk melunasi semuanya.
Asuransi pendidikan sudah ayah siapkan untuk membiayai pendidikanmu dan
adik2mu sampai jenjang tertinggi. Belajarlah dengan tenang. Asuransi
jiwa ayah akan memberikan uang pertanggungan yang dapat digunakan untuk
membuka usaha dan memenuhi kebutuhan hidup kalian. Hiduplah dengan
tenang. Jaga Ibu dan adik2mu. Setelah itu Ayah 'B' pun meninggal.
Jika Anda adalah anak, Anda ingin menjadi Anak Ayah 'A' atau Anak Ayah 'B'?
Kira-kira, anak-anak Anda menginginkan Anda kelak menjadi Ayah 'A' atau Ayah 'B'?
"Manfaat Asuransi bukan untuk diri kita sendiri. Asuransi melindungi masa depan keluarga dan orang-orang yang kita sayangi."
Kamis, 21 Juni 2012
(Asuransi Penyakit Kritis) Perlindungan Sebelum Kejadian
Perlindungan Sebelum Kejadian (Asuransi Penyakit Kritis)
Oleh Didin Komara
Pengobatan untuk Penyakit Kritis memerlukan biaya yang besar dan
waktu yang lama. Untuk mendapatkan perawatan terbaik ketika resiko
terjadi dan tujuan finansial masa depan tercapai, diperlukan
perlindungan atas penyakit kritis pada saat kondisi kita sehat.
Seperti ungkapan bijak yang mengatakan “Kesehatan lebih utama daripada
kekayaan”, semua orang sependapat bahwa kesehatan merupakan hal yang
tidak ternilai harganya. Tentunya kita menginginkan bahwa kita akan
tetap sehat dan terhindar dari segala penyakit. Kesehatan semakin mahal
dan semakian berharga terutama pada saat ini. Selain dengan pola hidup
yang sehat, berolahraga, ketenangan pikiran dan perawatan pencegahan,
asuransi kesehatan juga merupakan investasi yang bijaksana untuk
kesehatan Anda.
Menurut data WHO, penyakit kritis yang menyebabkan kematian seperti
Serangan Jantung, Kanker, Stroke menempati urutan tertinggi kasus yang
terjadi terutama di kawasan Asia Tenggara. Kasus penyakit kritis
meningkat dari tahun ke tahun serta biaya perawatan kesehatan yang
semakin tinggi. Sebagai gambaran, jumlah kasus baru kanker di Indonesia
sebanyak 300.000 – 360.000 kasus per tahun serta biaya perawatan kanker
meningkat 25% dari 5 tahun yang lalu*.
Tingginya kebutuhan atas asuransi penyakit kritis terlihat dari data
Allianz tahun 2010 menyebutkan klaim kematian sebagian besar disebabkan
karena penyakit kritis. Kanker menempati urutan pertama klaim tertinggi
di mana sebesar 26% dan Stroke menempati urutan kedua sebesar 17%.
Sedangkan Serangan Jantung pada posisi keempat dengan 13% serta gagal
ginjal di urutan ke 5 dengan klaim sebanyak 10%.
Oleh karena itu sangatlah penting untuk mendapatkan perlindungan atas
penyakit kritis pada saat kita dalam kondisi sehat. Hal ini akan
memungkinkan Anda untuk mendapatkan kebebasan secara finansial serta
menjaga tujuan finansial di masa depan sekaligus untuk mendapatkan
perawatan yang dibutuhkan apabila terjadi resiko penyakit kritis.
Allianz menyediakan asuransi penyakit kritis yang mempunyai manfaat
perlindungan berupa Uang Pertanggungan yang diberikan apabila
Tertanggung divonis salah satu dari penyakit kritis yang ditanggung.
Perlindungan tambahan (Riders) penyakit kritis dapat ditambahkan ke
dalam produk asuransi dasar yang Anda miliki. Perlindungan tersebut atas
49 penyakit kritis seperti Jantung, Stroke, Kanker, Gagal Ginjal dan
lain sebagainya. Sebagai ilustrasi, berikut disampaikan ilustrasi
manfaat asuransi penyakit kritis pada salah satu produk SmartLink
Allianz.
| Usia | 35 Tahun |
| Uang Pertanggungan Dasar | Rp. 1 Milyar |
| Uang Pertanggungan Penyakit Kritis | Rp. 500 Juta |
| Premi Dasar | Rp. 25 Juta |
| Premi Top Up | Rp. 25 Juta |
| masa Pembayaran | 5 Tahun |
Dari ilustrasi di atas terlihat bahwa apabila Tertanggung terdiagnosa
Penyakit Kritis maka akan mendapatkan Uang Pertanggungan Penyakit Kritis
sebesar Rp.500 Juta. Serta apabila Tertanggung meninggal dunia,
walaupun Uang Pertanggungan Penyakit Kritis sudah dibayarkan sebelumnya -
Uang Pertanggungan Dasar akan tetap dibayarkan sebesar Rp.1 Milyar
serta Nilai Investasi yang terbentuk.
Asuransi Penyakit Kritis memang sangat diperlukan. Jadi tunggu apalagi,
Sebelum terlambat - segera dapatkan perlindungan Penyakit Kritis dari
Allianz.
*Data dari Pacific Bridge Medical – Asian Medical Publications
5 Fungsi Asuransi Penyakit Kritis
Asuransi penyakit kritis (Critical Illness) memiliki 5 fungsi:
1. Membiayai pengobatan penyakit kritis.
2. Membiayai perawatan setelah pengobatan penyakit kritis
3. Mengganti penghasilan yang hilang selama atau karena tidak bisa bekerja
4. Mencegah dari jeratan utang.
5. Memelihara kepercayaan diri.
2. Membiayai perawatan setelah pengobatan penyakit kritis
3. Mengganti penghasilan yang hilang selama atau karena tidak bisa bekerja
4. Mencegah dari jeratan utang.
5. Memelihara kepercayaan diri.
Uang pertanggungan penyakit kritis mungkin memenuhi empat fungsi
pertama, mungkin pula beberapa fungsi saja, atau mungkin saja satu
fungsi pun tidak tercukupi. Oleh karena itu, UP proteksi penyakit kritis
harus besar, lebih besar dari biaya untuk berobat, dan masih ada
sisanya untuk biaya perawatan lanjutan, mengganti penghasilan, dan
membayar utang (jika sebelumnya terpaksa berutang). Semua itu bermanfaat
membawa seseorang pada fungsi kelima: terjaganya kepercayaan diri
karena terhindar dari perasaan membebani orang lain.
Berapa UP penyakit kritis yang ideal? Tidak bisa ditentukan karena
tergantung jenis penyakit yang mungkin menimpa dan biayanya. Barangkali
UP 1 miliar adalah angka yang standar. Tapi berapa pun itu, tidak cukup
sekalipun, UP penyakit kritis tetap berguna untuk mengurangi beban
hidup.
Penyakit kritis itu sebagian besar tidak datang tiba-tiba, tapi hasil
dari akumulasi kebiasaan dan gaya hidup yg buruk. Apalagi zaman
sekarang, macam-macam sebab orang jadi sakit. Stres pekerjaan, polusi
udara, rokok, kebanyakan duduk dan kurang olahraga, aneka makanan
mengandung bahan kimia, dll. Semua itu terkumpul sedikit demi sedikit,
menumpuk terus, seringkali tanpa disadari.
Penyakit kritis adalah sejenis penyakit yang datangnya perlahan-lahan,
pengobatannya memerlukan waktu lama, sembuhnya perlahan-lahan, dan
harus disertai perubahan gaya hidup dengan disiplin yang ketat. Jika
tidak dapat disembuhkan, maka bisa berakibat hilangnya kemandirian
hidup. Dan jika sampai pada umurnya, maka proses ke arah sana pun
umumnya perlahan-lahan.
Jadi, siapkan diri anda menghadapi kondisi terburuk dalam hiduphttp://kesehatan.kompasiana.com/medis/2012/05/22/5-fungsi-asuransi-penyakit-kritis/
Minggu, 06 Mei 2012
Tips Memilih Agen Asuransi
Agen asuransi itu mitra anda seumur hidup, oleh karena itu perlu
sedikit kejelian menemukannya. Menemukan agen asuransi yang baik itu
terkadang jodoh-jodohan juga. Kalau beruntung, anda bisa bertemu dengan
agen asuransi yang profesional dan bertanggung jawab. Kalau kurang
beruntung, anda mungkin bertemu dengan agen asuransi yang hanya
mengejar komisi, lalu setelah itu tak peduli lagi dengan anda.
Di bawah ini saya sampaikan beberapa kriteria seorang agen yang
baik, di mana anda beruntung kalau menemukannya. Saya katakan
“beruntung” bukan berarti agen yang memenuhi kriteria ini sulit
ditemukan. Banyak agen yang bagus, tapi memang lebih banyak lagi agen
yang masih di bawah standar.
Saya mulai dari kriteria yang mudah dilihat, diukur, diketahui, atau dirasakan.
1. Usianya masih relatif muda
Seorang agen diharapkan masih hidup ketika nasabahnya meninggal dunia, sehingga dia bisa mengurusi klaim nasabahnya. Tentunya tidak ada yang tahu masalah umur; agen yang masih muda pun bisa jadi meninggal lebih dulu. Tapi bicara harapan hidup, kita bisa berkata bahwa agen yang masih muda memiliki usia harapan hidup yang lebih lama daripada agen yang usianya lebih tua.
2. Sudah memiliki produk yang ditawarkannya
Adalah ironi jika agen yang menawari suatu produk asuransi kepada anda, dia sendiri belum memilikinya. Pastikan anda menanyakan ini. Kalau perlu, anda bisa meminta lihat polis yang dia punya. Hal ini bukan sekadar untuk memastikan dia punya polis atau tidak, tapi terutama untuk mengecek keterangan-keterangan yang diberikannya.
3. Memiliki lisensi keagenan dari AAJI
Pastikan calon agen anda memiliki lisensi keagenan dari AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia). Anda bisa menanyakannya langsung kepadanya, dan dia akan senang menunjukkan lisensinya.
4. Sudah cukup lama jadi agen, tapi juga tidak terlalu lama
Sudah cukup lama jadi agen menunjukkan konsistensi dia dalam profesinya. Kalau agen masih baru, bisa jadi dia akan beralih profesi ketika prestasinya sebagai agen kurang bagus. Sebaliknya, agen yang sudah terlalu lama mungkin nasabahnya sangat banyak sehingga perhatiannya kepada anda tidak akan sebaik kalau nasabahnya masih sedikit.
5. Menguasai produk dengan baik
Agen yang penguasaan produknya bagus, dia akan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan anda secara meyakinkan. Anda akan mengetahui apakah kriteria ini terpenuhi dari jawaban-jawabannya; jika jawabannya menambah kebingungan, berarti dia kurang menguasai produknya. Atau mungkin dia cukup menguasai tapi cara penyampaian kurang tepat. Beri dia kesempatan untuk berlatih dengan calon nasabah lain.
6. Mudah dihubungi dan bukan orang yang sibuk
Agen yang masih nyambi dengan pekerjaan lamanya, mungkin dia akan mendahulukan pekerjaannya ketimbang merespon permintaan anda. Bukan karena dia mau begitu, tapi terkadang sifat pekerjaannya memang mendesak untuk diprioritaskan.
Mudah dihubungi berarti cepat merespon ketika anda menghubungi dia, baik lewat telepon, sms, atau email. Pindahlah ke agen lain jika anda merasa agen yang anda hubungi lambat memberikan respon atas pertanyaan atau permintaan anda.
7. Memahami perencanaan keuangan
Asuransi merupakan bagian dari perencanaan keuangan. Agen asuransi yang baik akan ikut membantu perencanaan keuangan anda supaya keuangan anda sehat, bukan sekadar mengejar premi besar. Menurut para perencana keuangan, maksimal premi untuk asuransi adalah 10% dari penghasilan. Khusus produk unit link, karena dia sekaligus investasi, maka maksimal preminya bisa lebih besar, mungkin 15 atau 20%.
8. Bisa jadi teman
Agen asuransi adalah mitra seumur hidup. Poin ini penting. Seorang agen yang baik akan senang jika dia dianggap teman oleh nasabahnya. Seorang agen tidak akan keberatan jika diundang main ke rumah oleh nasabahnya, walaupun sekadar untuk ngobrol ngalor-ngidul. Agen yang baik selalu senang bersilaturahim.
9. Pilihlah dari beberapa agen
Setelah anda menemukan agen yang memenuhi kriteria di atas, anda memerlukan beberapa perbandingan. Kalau perlu panggillah beberapa agen ke rumah, lalu pilih yang paling cocok dengan anda.
Selamat memilih.
Saya mulai dari kriteria yang mudah dilihat, diukur, diketahui, atau dirasakan.
1. Usianya masih relatif muda
Seorang agen diharapkan masih hidup ketika nasabahnya meninggal dunia, sehingga dia bisa mengurusi klaim nasabahnya. Tentunya tidak ada yang tahu masalah umur; agen yang masih muda pun bisa jadi meninggal lebih dulu. Tapi bicara harapan hidup, kita bisa berkata bahwa agen yang masih muda memiliki usia harapan hidup yang lebih lama daripada agen yang usianya lebih tua.
2. Sudah memiliki produk yang ditawarkannya
Adalah ironi jika agen yang menawari suatu produk asuransi kepada anda, dia sendiri belum memilikinya. Pastikan anda menanyakan ini. Kalau perlu, anda bisa meminta lihat polis yang dia punya. Hal ini bukan sekadar untuk memastikan dia punya polis atau tidak, tapi terutama untuk mengecek keterangan-keterangan yang diberikannya.
3. Memiliki lisensi keagenan dari AAJI
Pastikan calon agen anda memiliki lisensi keagenan dari AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia). Anda bisa menanyakannya langsung kepadanya, dan dia akan senang menunjukkan lisensinya.
4. Sudah cukup lama jadi agen, tapi juga tidak terlalu lama
Sudah cukup lama jadi agen menunjukkan konsistensi dia dalam profesinya. Kalau agen masih baru, bisa jadi dia akan beralih profesi ketika prestasinya sebagai agen kurang bagus. Sebaliknya, agen yang sudah terlalu lama mungkin nasabahnya sangat banyak sehingga perhatiannya kepada anda tidak akan sebaik kalau nasabahnya masih sedikit.
5. Menguasai produk dengan baik
Agen yang penguasaan produknya bagus, dia akan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan anda secara meyakinkan. Anda akan mengetahui apakah kriteria ini terpenuhi dari jawaban-jawabannya; jika jawabannya menambah kebingungan, berarti dia kurang menguasai produknya. Atau mungkin dia cukup menguasai tapi cara penyampaian kurang tepat. Beri dia kesempatan untuk berlatih dengan calon nasabah lain.
6. Mudah dihubungi dan bukan orang yang sibuk
Agen yang masih nyambi dengan pekerjaan lamanya, mungkin dia akan mendahulukan pekerjaannya ketimbang merespon permintaan anda. Bukan karena dia mau begitu, tapi terkadang sifat pekerjaannya memang mendesak untuk diprioritaskan.
Mudah dihubungi berarti cepat merespon ketika anda menghubungi dia, baik lewat telepon, sms, atau email. Pindahlah ke agen lain jika anda merasa agen yang anda hubungi lambat memberikan respon atas pertanyaan atau permintaan anda.
7. Memahami perencanaan keuangan
Asuransi merupakan bagian dari perencanaan keuangan. Agen asuransi yang baik akan ikut membantu perencanaan keuangan anda supaya keuangan anda sehat, bukan sekadar mengejar premi besar. Menurut para perencana keuangan, maksimal premi untuk asuransi adalah 10% dari penghasilan. Khusus produk unit link, karena dia sekaligus investasi, maka maksimal preminya bisa lebih besar, mungkin 15 atau 20%.
8. Bisa jadi teman
Agen asuransi adalah mitra seumur hidup. Poin ini penting. Seorang agen yang baik akan senang jika dia dianggap teman oleh nasabahnya. Seorang agen tidak akan keberatan jika diundang main ke rumah oleh nasabahnya, walaupun sekadar untuk ngobrol ngalor-ngidul. Agen yang baik selalu senang bersilaturahim.
9. Pilihlah dari beberapa agen
Setelah anda menemukan agen yang memenuhi kriteria di atas, anda memerlukan beberapa perbandingan. Kalau perlu panggillah beberapa agen ke rumah, lalu pilih yang paling cocok dengan anda.
Selamat memilih.
Senin, 30 April 2012
Umur Sudah Tua, Perlukah Asuransi Jiwa?
Umur Sudah Tua, Perlukah Asuransi Jiwa?
Jika pertanyaan di atas diajukan kepada orang yang saat ini berusia 30-an tahun, mungkin dia akan menjawab “tidak perlu”. Kenapa? Karena dia akan merencanakan keuangan dengan baik dan berinvestasi seoptimal mungkin sehingga pada usia tua (di atas 50 tahun), hartanya sudah cukup banyak dan dia tidak perlu lagi uang dari asuransi.Tapi jika pertanyaan di atas diajukan kepada orang yang saat ini sudah berusia di atas 50-an, apa jawabannya? Saya memperkirakan setidaknya ada lima kemungkinan jawaban, tergantung kondisi yang bersangkutan:
1. Tidak Butuh
Jika si orang tua telah berinvestasi dengan baik semasa muda, dan kini aset-asetnya sudah bejibun, semua anaknya sudah mandiri, dan tidak lagi punya utang, maka dia tidak butuh asuransi jiwa. Yang dia butuhkan hanya asuransi kesehatan, atau sejumlah uang yang cukup untuk membayar biaya-biaya kesehatannya.
2. Butuh
Jika si orang tua tidak berinvestasi sejak muda, atau sekarang masih punya anak yang harus dinafkahi, atau utangnya belum lunas, maka dia masih butuh asuransi jiwa.
3. Perlu
Mungkin anak-anak sudah mandiri, tapi hidup mereka masih pas-pasan. Tempat tinggal masih ngontrak atau malah masih numpang. Ingin kredit rumah, DP-nya kemahalan. Dan melihat perkembangan karir mereka sekarang, sepertinya butuh waktu sangat lama bagi mereka untuk mengumpulkan uang kontan puluhan juta untuk bayar DP rumah, atau mungkin tidak akan kesampaian.
Si orang tua ingin sekali membantu anak-anaknya, tapi hartanya juga tidak banyak-banyak amat. Maka salah satu cara yang bisa dia tempuh adalah mengambil asuransi jiwa. Tepatnya asuransi jiwa yang bisa berlaku seumur hidup. Saya kira UP 100 juta atau 200 juta akan sangat berharga untuk anak-anaknya. Dan untuk orang tua di atas 50-an, preminya malah lebih murah di unit link daripada di term life. Selain itu unit link bisa berlaku seumur hidup, term life tidak.
Dengan cara ini, walaupun ketika hidupnya si orang tua melihat anak-anaknya masih ngontrak, ia bisa memastikan anak-anaknya punya rumah ketika ia meninggal dunia.
4. Ingin
Jika si orang tua telah punya aset yang cukup, tidak lagi punya tanggungan dan utang, anak-anaknya juga sudah mandiri dan mapan, maka bisa saja dia mengambil asuransi jiwa atau mempertahankan asuransi jiwa yang telah dimilikinya.
Lalu untuk apa uang pertanggungannya?
Untuk disedekahkan.
Saya ingin menegaskan poin keempat ini. Marilah kita berpikir lebih jangka panjang, bervisi lebih akhirat. Uang pertanggungan asuransi jiwa, mungkin 1 miliar, 500 juta, atau hanya 100 juta, akan cukup besar nilainya jika disumbangkan. Pernahkah anda menyumbang uang sebesar itu untuk pembangunan masjid? Atau untuk panti asuhan? Atau untuk sebuah lembaga pendidikan? Atau untuk lembaga penelitian kanker? Atau untuk memodali seorang yang tengah merintis usaha keluar dari kemiskinan?
Dengan memiliki asuransi jiwa, kita bisa menyumbang uang sebesar yang bisa dilakukan orang-orang kaya dan dermawan. Asal tempat penyalurannya tepat, sedekah kita akan bernilai jariyah, yang pahalanya mengalir terus sampai hari kebangkitan. Semoga.
5. Tidak Bisa
Ada orang tua yang sebetulnya masih butuh asuransi jiwa; dia masih punya anak kecil, KPR belum lunas, dan anak yang paling tua pun belum mapan ekonominya.
Tapi asuransi jiwa bukan barang yang gampang dibeli siapa saja. Hanya orang-orang tertentu yang bisa memiliki asuransi jiwa, yaitu mereka yang sehat.
Jika orang yang sudah tua ini tidak sehat lagi fisiknya, walaupun punya uang dia tidak akan bisa beli asuransi jiwa.
(sumber: http://myallisya.wordpress.com/2012/04/02/umur-sudah-tua-perlukah-asuransi-jiwa/ )
Lengkapi Perencanaan Keuangan Anda dengan Asuransi Jiwa
Perencanaan keuangan belumlah lengkap tanpa asuransi, terutama
asuransi jiwa. Kita sudah berusaha dengan susah payah mengumpulkan uang
untuk kebutuhan masa depan, tiba-tiba pada suatu waktu musibah datang.
Mungkin sakit kritis, mungkin kecelakaan. Dalam sekejap, uang yang
telah terkumpul bisa hilang. Dan jika musibah itu berupa kematian pada
orang yang menjadi tumpuan penghasilan, keluarga yang ditinggalkan akan
kebingungan dalam kesedihan.
Asuransi melindungi hasil usaha kita (penghasilan, tabungan, investasi, aset) dari risiko yang mungkin terjadi dalam masa perjanjian, seperti sakit, kecelakaan, dan kematian. Asuransi tidak berwenang mencegah terjadinya musibah. Kita pun tentunya berharap hidup kita senantiasa aman tenteram sentosa selamanya. Tapi jika misalnya peristiwa tak diinginkan itu datang, asuransi akan meringankan beban kita dalam masalah keuangan.
Sakit butuh duit. Kecelakaan menguras uang. Kematian pun ada ongkosnya, khususnya bagi yang ditinggalkan. Tanpa asuransi, bisa jadi penghasilan kita, tabungan, hasil investasi, dan aset akan tersedot untuk membiayai hal-hal itu. Padahal mestinya penghasilan itu kita gunakan untuk biaya hidup, tabungan untuk pendidikan anak, hasil investasi untuk ibadah haji, dan aset untuk dana pensiun. Semua impian bisa berantakan, cita-cita bisa kandas, bahkan kekayaan bisa ludes, hanya karena kita lupa menyertakan asuransi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.
Oleh karena itu, sekali lagi, lengkapi perencanaan keuangan anda dengan asuransi. Insya Allah, semua apa yang kita impikan bisa lebih terjamin pewujudannya.
(sumber; http://myallisya.wordpress.com/2011/12/17/lengkapi-perencanaan-keuangan-anda-dengan-asuransi-jiwa/)
Asuransi melindungi hasil usaha kita (penghasilan, tabungan, investasi, aset) dari risiko yang mungkin terjadi dalam masa perjanjian, seperti sakit, kecelakaan, dan kematian. Asuransi tidak berwenang mencegah terjadinya musibah. Kita pun tentunya berharap hidup kita senantiasa aman tenteram sentosa selamanya. Tapi jika misalnya peristiwa tak diinginkan itu datang, asuransi akan meringankan beban kita dalam masalah keuangan.
Sakit butuh duit. Kecelakaan menguras uang. Kematian pun ada ongkosnya, khususnya bagi yang ditinggalkan. Tanpa asuransi, bisa jadi penghasilan kita, tabungan, hasil investasi, dan aset akan tersedot untuk membiayai hal-hal itu. Padahal mestinya penghasilan itu kita gunakan untuk biaya hidup, tabungan untuk pendidikan anak, hasil investasi untuk ibadah haji, dan aset untuk dana pensiun. Semua impian bisa berantakan, cita-cita bisa kandas, bahkan kekayaan bisa ludes, hanya karena kita lupa menyertakan asuransi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.
Oleh karena itu, sekali lagi, lengkapi perencanaan keuangan anda dengan asuransi. Insya Allah, semua apa yang kita impikan bisa lebih terjamin pewujudannya.
(sumber; http://myallisya.wordpress.com/2011/12/17/lengkapi-perencanaan-keuangan-anda-dengan-asuransi-jiwa/)
Orang-orang yang Hidup dengan Satu Skenario
Kebanyakan
orang menjalani hidup dengan satu skenario saja. Ketika melewati pintu
rumah pada suatu pagi, mereka yakin akan sampai di kantor satu atau dua
jam kemudian, lalu pulang ke rumah pada sore hari. Mereka tak punya
alternatif bagaimana kalau ada hambatan di perjalanan sehingga
terlambat masuk kantor, atau bagaimana jika sepulang dari kantor mereka
tidak pernah lagi sampai di rumah.
Hidup
ini penuh misteri, tak cukup dihadapi dengan satu skenario saja. Ketika
pada suatu pagi kita melangkah ke luar rumah, ada beragam kemungkinan
menanti kita. Kemungkinan-kemungkinan itu sangat banyak, bisa tak
terhitung. Kita tak pernah tahu mana yang akan terjadi.
Tapi
pengetahuan dan akal sehat manusia telah mengelompokkannya. Secara
garis besar ada dua kemungkinan, yaitu kemungkinan baik dan kemungkinan
buruk. Kemungkinan baik, marilah kita sambut dengan syukur. Kemungkinan
buruk, marilah kita antisipasi sebelum terjadi.
Salah satu bentuk antisipasi atas kemungkinan buruk adalah asuransi. Karena
asuransi bicara kemungkinan buruk, banyak orang lebih suka tidak
membahasnya. Tapi seperti kata pepatah, “Mencegah lebih baik daripada
mengobati.” Membicarakannya sekarang lebih baik daripada menyesal
setelah kejadian.
Sekali
lagi hidup ini dan terutama masa depan sangatlah penuh misteri, maka
kita butuh beberapa skenario untuk menjalaninya. Ada sejumlah skenario
yang ditawarkan asuransi, antara lain skenario jika sehat-selamat,
skenario jika sakit, jika kecelakaan, jika cacat, dan jika pindah ke
lain dunia.
Jika
orang hanya hidup dengan satu skenario, yaitu skenario sehat-selamat
saja, maka akan ada banyak kesulitan jika ternyata skenario lain yang
dia alami. Seringkali kesulitan itu bukan dia sendiri yang merasakan,
melainkan terutama keluarganya. Siapa yang pusing jika seorang ayah
kecelakaan, apalagi sampai meninggal dunia? Istri dan anak-anaknya.
Dalam
aktivitas sehari-hari, sebetulnya membuat beberapa skenario bukan hal
yang asing bagi sebagian orang. Misalnya ketika hendak mudik menjelang
lebaran, mereka membuat beberapa alternatif alat transportasi yang
digunakan. Pilihan pertama mungkin tiket kereta. Bagaimana kalau tiket
kereta habis? Pilihan berikutnya tiket bis. Bagaimana kalau tiket bis
habis? Alternatifnya naik motor, atau naik travel, atau menggeser waktu
mudik menjadi setelah lebaran.
Itu
hanya satu contoh. Namun untuk hal yang paling urgen, yaitu kesehatan
dan keselamatan, kebanyakan orang abai. Mungkin karena tidak tahu,
tidak sadar, atau terlalu “percaya” kepada Tuhan.
Memang
ikut asuransi itu ada biayanya. Tapi biayanya tidaklah besar dibanding
manfaat yang diperoleh, yaitu tercegah dari pengeluaran yang jauh lebih
besar, tak terduga, dan tak terkendali. Dan terutama: melindungi
keluarga yang kita sayangi, agar kita dapat berbuat baik kepada mereka
bukan hanya ketika kita jaya, tapi juga ketika kita tak berdaya, bahkan
walau kita telah tiada. (sumber: http://myallisya.wordpress.com/2012/02/06/orang-orang-yang-hidup-dengan-satu-skenario/ )
Belum Menikah, Butuhkah Asuransi?
Tulisan di bawah ini saya salin dengan izin dari blog Jauhari MK, seorang perencana keuangan independen, di http://finplanner-jauhari.blogspot.com/2011/09/belum-menikah-butuhkah-asuransi.html. Terima kasih. Semoga bermanfaat.
Banyak yang berpendapat termasuk beberapa pakar keuangan menyampaikan tidak ada manfaatnya bagi yang belum berkeluarga mengambil asuransi jiwa.
Kalaupun dia meninggal, belum punya tanggungan dan orang tuanya
tidak membutuhkan uang tersebut. Betul, jika asumsi / kondisi-nya orang
tuanya kaya. Sehingga tidak ada gunanya ambil asuransi.
Saya pribadi merekomendasikan meskipun masih bujangan untuk tetap mengambil asuransi. Mengapa ?
- Masih muda sehingga bisa mendapatkan Uang Pertanggungan dan benefit lainnya dengan premi yang relatif murah.
- Bermain aman untuk masa depan, daripada menunda dan terkena musibah (sakit atau kecelakaan) yang mengakibatkan asuransinya terkena pengecualian atau bahkan ditolak.
- Memaksimalkan the magic interest compound, ini berlaku jika mengambil asuransi tipe unitlink. Sehingga hasil investasinya berbeda dengan orang yang menunda 5 tahun atau bahkan 10 tahun kemudian. Hasilnya akan jauh berlipat lipat.
- Dan satu hal yang sebetulnya ingin saya sosialisasikan ; terutama untuk yang mau ber-visi sedikit lebih jauh. Wasiatkan pada orang tua atau saudara kita bahwa Uang Pertanggungan Asuransi ini, jika meninggal sebelum dia berkeluarga untuk diberikan atau disedekahkan sebagian atau seluruhnya untuk lembaga atau yayasan sosial.
Masih banyak di sekitar kita yang membutuhkan banyak bantuan
apalagi di daerah daerah pelosok di Indonesia tercinta ini. Uang
Pertanggunan Asuransi merupakan sumbangan yang cukup besar bagi mereka.
Apakah di jamin meninggal muda akan
masuk surga ? Apakah pahala kita cukup ? Atau dosa kita yang kebanyakan
?
Dengan mensedekahkan uang pertanggungan, maka kita melakukan
investasi amal yang akan terus menerus mengalir menambah ke timbangan
pahala kita.
Sehingga si bujangan atau gadis ini memiliki harapan, nanti jika
saatnya di timbang kelak, timbangan pahalanya lebih berat dari dosanya,
amien.
Serta satu hal yang pasti kalau Sakit Kritis kamu tidak akan membebani orang tuamu dengan biaya medis yang tinggi.
Serta satu hal yang pasti kalau Sakit Kritis kamu tidak akan membebani orang tuamu dengan biaya medis yang tinggi.
Bawa Visi-mu Lebih Tinggi.
(sumber: http://myallisya.wordpress.com/2012/03/29/belum-menikah-butuhkah-asuransi/)
Rabu, 25 April 2012
Cukupkah Proteksi asuransi yg sudah anda miliki...???
Sadar atau tdk, mw tak mw, kita semua sudah punya takdirnya ada 5 takdir kita :
1. LAHIR.. yah skrg kita uda lahir dan bisa baca tulisan ini..:s
2. SAKIT .. Data WHO 65% didunia org meninggal krn penyakit KRITIS, 30% krn kecelakaan dan 5% krn penyakit baru dan bunuh diri..
3. MATI.. sebab kematian ada 2 klu gak krn SAKIT KRITIS yah KECELAKAAN..keduanya keluar BIAYA yg Sangat besar dan sadar kah??..... KITA selama ini kerja keras nabung, kumpulin duit bukan hanya buat Keluarga KITA TAPI buat keluarga ORG LAIN !!!..
4. TUA... Usia Tua setiap org BAKAL mengalaminya tanpa kecuali hanya bedanya jalan yg ditempuh saat pindah dunia, apakah meninggal tenang dgn muka masih tersenyum, atau sakit dulu dan habisin dulu uang tabungan pensiun (jika ada) atau kuras dulu harta kekayaan anak yg belasan thn bangun hasil dari kerja keras
5. Kecelakaan.. yah ini takdir kita yg berikutnya 30% dari 100% org meninggal krn kecelakaan...
Betapa Pentingnya Asuransi bagi anda dan Keluarga??
Dan cukupkah Proteksi asuransi yg sudah anda miliki...???
Info lebih lanjut hub saya :
Sinta Maulana Pertiwi
Business Manager
Allianz Star Network
pin:28CE638F
0852 4017 7426
Beberapa Penyebab Pindah Dunia
Dlm kehidupan setiap org pasti akn mengalami 1 masalah bsr dlm seumur
hidup yaitu pindah dunia, hanya bedanya penyebab pindah dunia karena
apa?
1. Sakit kritis
2. Kecelakaan/musibah
3. Usia Tua
A. Sakit kritis yaitu penyakit yg plg ditakuti semua org saat ini, bisa terjadi kepada siapa saja tanpa melihat usia, dan bila ini terjadi pada salah 1 anggota keluarga akn membuat keuangan keluarga terkuras habis dan jatuh miskin lebih buruk lagi yg kena sakit kritis adalah pencari nafkah dan org yg tergantungnya seperti istri, anak, ortu akan ikut menderita.
B. Kecelakaan/musibah
Pindah dunia disebabkan oleh Kecelakaan/musibah bisa terjadi kapan saja tanpa diundang dan bila kecelakaan/musibah terjadi pada pencari nafkah baik pindah dunia maupun cacat total keluarga yg ditinggal akan mengalami kesulitan keuangan terutama ortu, suami, istri dan anak.
C. Usia Tua setiap org akan mengalaminya tanpa kecuali hanya bedanya jalan yg ditempuh saat pindah dunia, apakah meninggal tenang dgn muka masih tersenyum, atau sakit dulu dan habisin dulu uang tabungan pensiun (jika ada) atau kuras dulu harta kekayaan anak yg belasan thn bangun hasil dari kerja keras.
Kita suka tak suka, mau tak mau bisa terjadi kapan saja.
Kita tidak ada pilihan!!! Tetapi Kami Punya Solusi yaitu ALLIANZ The First You Choice A to Z.
1. Sakit kritis
2. Kecelakaan/musibah
3. Usia Tua
A. Sakit kritis yaitu penyakit yg plg ditakuti semua org saat ini, bisa terjadi kepada siapa saja tanpa melihat usia, dan bila ini terjadi pada salah 1 anggota keluarga akn membuat keuangan keluarga terkuras habis dan jatuh miskin lebih buruk lagi yg kena sakit kritis adalah pencari nafkah dan org yg tergantungnya seperti istri, anak, ortu akan ikut menderita.
B. Kecelakaan/musibah
Pindah dunia disebabkan oleh Kecelakaan/musibah bisa terjadi kapan saja tanpa diundang dan bila kecelakaan/musibah terjadi pada pencari nafkah baik pindah dunia maupun cacat total keluarga yg ditinggal akan mengalami kesulitan keuangan terutama ortu, suami, istri dan anak.
C. Usia Tua setiap org akan mengalaminya tanpa kecuali hanya bedanya jalan yg ditempuh saat pindah dunia, apakah meninggal tenang dgn muka masih tersenyum, atau sakit dulu dan habisin dulu uang tabungan pensiun (jika ada) atau kuras dulu harta kekayaan anak yg belasan thn bangun hasil dari kerja keras.
Kita suka tak suka, mau tak mau bisa terjadi kapan saja.
Kita tidak ada pilihan!!! Tetapi Kami Punya Solusi yaitu ALLIANZ The First You Choice A to Z.
Rabu, 11 April 2012
Perlukah Asuransi ???
Mr X seorang karyawan swasta yang sudah mapan, setelah 15 tahun berkarir
sudah mempunyai segalanya, rumah, mobil dan tabungan. Hanya satu yang
belum dia punya, yaitu asuransi jiwa, karena menganggapnya tidak terlalu
perlu, padahal gaji bulanannya merupakan sumber penghasilan satu
satunya.
Mujur tak dapat di raih, malang tak dapat ditolak. Suatu saat dia terserang penyakit. Awalnya disangka penyakit biasa, tetapi ketika pengaruhnya semakin parah, akhirnya dia harus cek medik lengkap. Hasilnya, ternyata dia mengidap sejenis kanker ganas & harus segera di operasi, dan perkiraan biayanya skt 200 juta. Dgn tabungan hanya skt 100 jt, mau tdk mau dia harus meminjam ke sana kemari atau terpaksa harus menjual aset yang dia punya.
Situasi ini tentu sangat memberatkan Mr. X. Jika operasinya sukses, Mr X tetap kehilangan uang dan aset yang dia punya. Kalau misalnya terjadi lbh parah,misal operasinya gagal dan dia meninggal, selain kehilangan uang tabungan dan aset, sumber mata pencaharian keluarganya pun terhenti. Pastilah anak dan istrinya yang menjadi korban. Kesenangan dan kebahagiaan keluarga yang dulunya dia anggap mapan, sirna dalam sesaat.
Melihat kasus ini , dapat dikatakan bahwa tabungan dan aset akan hilang dalam sekejap bila Anda sakit sehingga jerih payah dan harapan terhadap tabungan Anda yang terkumpul mendadak sirna. Kalau kita meninggal, keadaan pun akan bertambah parah.
Perlukah Asuransi??............
We can make decision, for our Family..
Mujur tak dapat di raih, malang tak dapat ditolak. Suatu saat dia terserang penyakit. Awalnya disangka penyakit biasa, tetapi ketika pengaruhnya semakin parah, akhirnya dia harus cek medik lengkap. Hasilnya, ternyata dia mengidap sejenis kanker ganas & harus segera di operasi, dan perkiraan biayanya skt 200 juta. Dgn tabungan hanya skt 100 jt, mau tdk mau dia harus meminjam ke sana kemari atau terpaksa harus menjual aset yang dia punya.
Situasi ini tentu sangat memberatkan Mr. X. Jika operasinya sukses, Mr X tetap kehilangan uang dan aset yang dia punya. Kalau misalnya terjadi lbh parah,misal operasinya gagal dan dia meninggal, selain kehilangan uang tabungan dan aset, sumber mata pencaharian keluarganya pun terhenti. Pastilah anak dan istrinya yang menjadi korban. Kesenangan dan kebahagiaan keluarga yang dulunya dia anggap mapan, sirna dalam sesaat.
Melihat kasus ini , dapat dikatakan bahwa tabungan dan aset akan hilang dalam sekejap bila Anda sakit sehingga jerih payah dan harapan terhadap tabungan Anda yang terkumpul mendadak sirna. Kalau kita meninggal, keadaan pun akan bertambah parah.
Perlukah Asuransi??............
We can make decision, for our Family..
Kamis, 05 April 2012
MASA "BEBAS MEDICAL CHECK UP" DIPERPANJANGsampai dengan 30 APRIL 2012
KABAR GEMBIRA !!
Anda punya tante , paman , orang tua , mertua atau relasi bisnis , ingin diproteksi asuransi , tetapi tdk ada waktu untuk lakukan medical cek up ??
Jika dokter minta 1 M cash u pengobatan anda saat ini sdh siapkah anda ? Jika saudara atau sahabat anda terkena penyakit kritis ( jantung , kanker , stroke, lever , ginjal , kebutaan dll ) sdh kah siap kan danannya sebesar 1 M ?
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia berasuransi , PT Asuransi ALLIANZ LIFE Indonesia memutuskan memenuhi permintaan agen leader dan calon nasabah untuk MEMPERPANJANG MASA "BEBAS MEDICAL CHECK UP" sampai dengan 30 APRIL 2012 untuk Calon Tertanggung s/d usia 70 tahun dengan ketentuan
SEHAT, TIDAK OVER weight atau pun UNDER weight dan berumur maksimal 70 Tahun dan UP MAKSIMUM 1 MILYAR bagi NASABAH BARU.
Miliki segera perlindingan asuransi sebesar 1 M dgn premi yg terjangkau dan NON MEDICAL CEK UP.
Allianz bayar cash 1 M jika anda terkena salah satu dari penyakit kritis , misal kebutaan dll . Lalu premi anda dibayarkan selanjutnya oleh Allianz , sehingga anda tetap punya dana pensiun dan warisan sebesar 1 M ( bisa lebih sesuai permintaan ).
Untuk penjelasan lebih detail mengenai Campaign Non Medical proteksi Allianz ini, dapat menghubungi saya :
Sinta M Pertiwi
0852 4017 7426
Email: sinta_ars@yahoo.com
Pin : 28CE638F
Senin, 26 Maret 2012
Belajar dari pengalaman suami Fira Basuki (novelis)
Suami Novelis Fira Basuki meninggal Akibat penyakit kritis pada usia yg relatif muda 27 th .
Penyakit yg menyerangnya adalah pecahnya pembuluh darah di otak , dan sempat beberapa hari koma di rs .
Diawali sejak jam 3 pagi , tdk bisa mengerakkan kaki dan tanggannya , padahal hari hari sebelumnya dpt beraktivitas normal . Almarhum meninggalkan seorang istri yg sedang hamil muda . Pasangan ini baru menikah november 2011 lalu (3 bulan).
http://m.kompas.com/news/read/2012/03/16/11210052/Suami.Penulis.Novel.Fira
http://m.tribunnews.com/2012/03/16/lagi-hamil-novelis-fira-basuki-ditinggal-wafat-suami
Sebelumnya banyak artis juga meninggal muda karena penyakit kritis alm Adjie Masaid
, Alm Ade Namnung dll .
Himah yg dpt kita ambil dari peristiwa ini :
Kebalkah kita semua dari penyakit kritis ? Bisa tau kapan terjadinya ? Sdh siapkan dana cash yg besar untuk keluarga anda ?
Sudah punya cover penyakit kritis sebesar minimal 1 M ?
Sdh punya cover asuransi income = 200 kali lipat dari pengeluaran bulanan anda ?
Sisihkan 10%-20% dari penghasilan anda untuk beli Tabungan Proteksi Allianz
Jika anda usia 35 th , sisihkan 50 ribu perhari agar mendapat TAPRO Allianz :
Sakit Kritis : Rp 1 M
Kecelakaan Rp 1 M
Cacat Tetap Total Rp 1 M
Meninggal Rp 1 M
Jika tdk terjadi resiko diatas maka :
Tua ( Pensiun ) dpt ± 2 M
Jika anda usia 35 th , sisihkan 50 ribu perhari agar mendapat TAPRO Allianz spt diatas .
Allianz , asuransi penyakit kritis termurah dan terbaik di Indonesia .
Allianz bayar penyakit kritis 2 M , usia 62 th , polis baru berjalan 4 bulan .Lihat http://t.co/7phvF3eg
Jika "kena" mau bayar sendiri atau dibayarin Allianz ?
Info lebih lanjut hub saya :
Sinta Maulana Pertiwi
Business Manager
Allianz Star Network
pin:28CE638F
0852 4017 7426
Penyakit yg menyerangnya adalah pecahnya pembuluh darah di otak , dan sempat beberapa hari koma di rs .
Diawali sejak jam 3 pagi , tdk bisa mengerakkan kaki dan tanggannya , padahal hari hari sebelumnya dpt beraktivitas normal . Almarhum meninggalkan seorang istri yg sedang hamil muda . Pasangan ini baru menikah november 2011 lalu (3 bulan).
http://m.kompas.com/news/read/2012/03/16/11210052/Suami.Penulis.Novel.Fira
http://m.tribunnews.com/2012/03/16/lagi-hamil-novelis-fira-basuki-ditinggal-wafat-suami
Sebelumnya banyak artis juga meninggal muda karena penyakit kritis alm Adjie Masaid
, Alm Ade Namnung dll .
Himah yg dpt kita ambil dari peristiwa ini :
Kebalkah kita semua dari penyakit kritis ? Bisa tau kapan terjadinya ? Sdh siapkan dana cash yg besar untuk keluarga anda ?
Sudah punya cover penyakit kritis sebesar minimal 1 M ?
Sdh punya cover asuransi income = 200 kali lipat dari pengeluaran bulanan anda ?
Sisihkan 10%-20% dari penghasilan anda untuk beli Tabungan Proteksi Allianz
Jika anda usia 35 th , sisihkan 50 ribu perhari agar mendapat TAPRO Allianz :
Sakit Kritis : Rp 1 M
Kecelakaan Rp 1 M
Cacat Tetap Total Rp 1 M
Meninggal Rp 1 M
Jika tdk terjadi resiko diatas maka :
Tua ( Pensiun ) dpt ± 2 M
Jika anda usia 35 th , sisihkan 50 ribu perhari agar mendapat TAPRO Allianz spt diatas .
Allianz , asuransi penyakit kritis termurah dan terbaik di Indonesia .
Allianz bayar penyakit kritis 2 M , usia 62 th , polis baru berjalan 4 bulan .Lihat http://t.co/7phvF3eg
Jika "kena" mau bayar sendiri atau dibayarin Allianz ?
Info lebih lanjut hub saya :
Sinta Maulana Pertiwi
Business Manager
Allianz Star Network
pin:28CE638F
0852 4017 7426
ASURANSI ITU BASIC NEEDS!
Purwacaraka:
“Betapa Penting dan Harusnya Asuransi Itu”
Akhir-akhir ini semakin banyak kita menyaksikan para artis & tokoh menderita berbagai penyakit kritis, diantaranya:
GUGUN GONDRONG - Tumor Otak
CHRISYE - Kanker
INDRO “warkop” - Jantung
PEPENG - penyakit langka Multiple Sclerosis
Ibu AINUN Habibie - Kanker
FRANKY SAHILATUA - Kanker Sumsum
MenKes ENDANG Rahayu S - kanker
paru-paru
Karena biaya pengobatan yang tinggi banyak keluarga kaya jatuh miskin.
Artis² mengadakan malam penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan Gugun Gondrong, Chrisye maupun Franky Sahilatua.
Jika tidak memiliki Asuransi yang cukup maka biaya akan terasa sangat berat yang berakibat membebani keluarga serta orang² di sekitarnya.
Di sela² malam amal untuk Franky Sahilatua, Purwacaraka berucap:
"Ini diharapkan bisa jadi pelajaran agar tidak terulang kepada musisi atau semua orang. Betapa penting & harusnya ada asuransi itu. Sehingga jika terjadi kejadian seperti ini, bisa ada yang meng-cover," kata Purwacaraka. (detikhot.com)
B.J. Habibie dalam bukunya Habibie & Ainun menuliskan bahwa beliau sangat terbantu oleh Perusahaan Asuransi yang meng-cover biaya pengobatan Ibu Ainun Habibie di Jerman
Jangan sampai Anda & Keluarga
mengalami hal yang sama.
INGAT!!
PENYESALAN SELALU TERJADI DI AKHIR HIDUP ANDA.
Sudahkah Anda & keluarga memiliki Asuransi yang TERBAIK & CUKUP ??
“Betapa Penting dan Harusnya Asuransi Itu”
Akhir-akhir ini semakin banyak kita menyaksikan para artis & tokoh menderita berbagai penyakit kritis, diantaranya:
GUGUN GONDRONG - Tumor Otak
CHRISYE - Kanker
INDRO “warkop” - Jantung
PEPENG - penyakit langka Multiple Sclerosis
Ibu AINUN Habibie - Kanker
FRANKY SAHILATUA - Kanker Sumsum
MenKes ENDANG Rahayu S - kanker
paru-paru
Karena biaya pengobatan yang tinggi banyak keluarga kaya jatuh miskin.
Artis² mengadakan malam penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan Gugun Gondrong, Chrisye maupun Franky Sahilatua.
Jika tidak memiliki Asuransi yang cukup maka biaya akan terasa sangat berat yang berakibat membebani keluarga serta orang² di sekitarnya.
Di sela² malam amal untuk Franky Sahilatua, Purwacaraka berucap:
"Ini diharapkan bisa jadi pelajaran agar tidak terulang kepada musisi atau semua orang. Betapa penting & harusnya ada asuransi itu. Sehingga jika terjadi kejadian seperti ini, bisa ada yang meng-cover," kata Purwacaraka. (detikhot.com)
B.J. Habibie dalam bukunya Habibie & Ainun menuliskan bahwa beliau sangat terbantu oleh Perusahaan Asuransi yang meng-cover biaya pengobatan Ibu Ainun Habibie di Jerman
Jangan sampai Anda & Keluarga
mengalami hal yang sama.
INGAT!!
PENYESALAN SELALU TERJADI DI AKHIR HIDUP ANDA.
Sudahkah Anda & keluarga memiliki Asuransi yang TERBAIK & CUKUP ??
Allianz, Asuransi Jiwa Terbaik 2011
Sebagai informasi, Tahun 2011, Allianz berhasil meraih posisi di
peringkat ke 20 dalam peringkat Forbes Global 2000, Allianz menempati
posisi teratas diantara perusahaan-perusahaan asuransi berskala dunia.
Diantaranya, AIG (posisi ke 29), ING (posisi ke 39), AXA Group (posisi
ke 48), China Life Insurance (posisi ke 68), Zurich Financial Services
(posisi ke 79), MetLife (posisi ke 83), Generali Group (posisi ke 94),
Sumitomo Mitsui Financial (posisi ke 96), Prudential (posisi ke 117).
Sekali lagi, Allianz Asuransi Jiwa Terbaik 2011...
Sekali lagi, Allianz Asuransi Jiwa Terbaik 2011...
Tabungan Anda vs TAPRO
Pertanyaan 1 :
Apakah manusia kebal terhadap lima hal sebagai berikut :
1. Sakit Kritis
2. Cacat
3. Kecelakaan
4. Tua
5. Meninggal
Pertanyaan 2 :
Manakah diantara ketiga hal (sakit kritis, cacat, kecelakaan) yang paling besar tingkatannya sebagai penyumbang angka kematian paling besar di dunia ?
Pertanyaan 3 :
Sudahkah anda rela menyediakan seluruh tabungan dan aset anda untuk mengobati penyakit kritis anda yang membutuhkan dana mencapai 1 Milyar ?
Dari ketiga pertanyaan tersebut, kebanyakan anda pasti akan menjawab :
1. Tidak, manusia tidak akan kebal dari kelima hal tersebut
2. Sakit kritis adalah penyumbang kematian terbesar di dunia, seperti Jantung, Stroke, Kanker, Diabetes, dll
3. Saya akan menjual seluruh aset dan kalau perlu berhutang untuk membiayai penyakit saya
Berkaca pada tiga pertanyaan tersebut, marilah kita lihat deskripsi Tabungan Anda VS TAPRO ALLIANZ berikut ini :
Anda, usia 30 thn
Tabungan Biasa :
Misalkan anda menabung 20 Juta Pertahun. Untuk mendapatkan uang 1 Milyar Anda memerlukan waktu 50 Tahun. Bagaimana bila suatu ketika dokter meminta uang 1 Milyar tersebut untuk biaya pengobatan Anda ? Sisa berapa tabungan Anda ?
TAPRO ALLIANZ :
Dengan 20 Juta Pertahun, Anda tidak hanya mendapatkan perlindungan terhadap 49 Jenis Penyakit kritis yang membutuhkan dana 1 Milyar, tetapi Anda juga mendapatkan perlindungan terhadap cacat sebesar 1 Milyar, perlindungan terhadap kecelakaan sebesar 1 Milyar dan Warisan bila Anda meninggal sebesar 1 Milyar. Kemudian jika Anda terdiagnosa penyakit kritis, maka Anda akan dibebaskan dari kewajiban menabung, bahkan ALLIANZ-lah yang akan memberikan tabungan kepada Anda 20 Juta setiap tahunnya hingga usia 65 tahun. Disini, Anda juga masih mendapatkan total manfaat tabungan dimana tabungan Anda akan bertambah 18% setiap tahunnya.
Kesimpulan :
Hanya dengan menabung di TAPRO ALLIANZ, Anda akan mendapatkan berbagai manfaat dengan total jauh melebihi nilai di tabungan biasa. Jadi apa yang Anda tunggu?
Butuh informansi lebih lanjut...?? anda bisa menghubungi saya
Sinta M. Pertiwi
Bussiness Manager
085240177426
pin : 28CE638F
Apakah manusia kebal terhadap lima hal sebagai berikut :
1. Sakit Kritis
2. Cacat
3. Kecelakaan
4. Tua
5. Meninggal
Pertanyaan 2 :
Manakah diantara ketiga hal (sakit kritis, cacat, kecelakaan) yang paling besar tingkatannya sebagai penyumbang angka kematian paling besar di dunia ?
Pertanyaan 3 :
Sudahkah anda rela menyediakan seluruh tabungan dan aset anda untuk mengobati penyakit kritis anda yang membutuhkan dana mencapai 1 Milyar ?
Dari ketiga pertanyaan tersebut, kebanyakan anda pasti akan menjawab :
1. Tidak, manusia tidak akan kebal dari kelima hal tersebut
2. Sakit kritis adalah penyumbang kematian terbesar di dunia, seperti Jantung, Stroke, Kanker, Diabetes, dll
3. Saya akan menjual seluruh aset dan kalau perlu berhutang untuk membiayai penyakit saya
Berkaca pada tiga pertanyaan tersebut, marilah kita lihat deskripsi Tabungan Anda VS TAPRO ALLIANZ berikut ini :
Anda, usia 30 thn
Tabungan Biasa :
Misalkan anda menabung 20 Juta Pertahun. Untuk mendapatkan uang 1 Milyar Anda memerlukan waktu 50 Tahun. Bagaimana bila suatu ketika dokter meminta uang 1 Milyar tersebut untuk biaya pengobatan Anda ? Sisa berapa tabungan Anda ?
TAPRO ALLIANZ :
Dengan 20 Juta Pertahun, Anda tidak hanya mendapatkan perlindungan terhadap 49 Jenis Penyakit kritis yang membutuhkan dana 1 Milyar, tetapi Anda juga mendapatkan perlindungan terhadap cacat sebesar 1 Milyar, perlindungan terhadap kecelakaan sebesar 1 Milyar dan Warisan bila Anda meninggal sebesar 1 Milyar. Kemudian jika Anda terdiagnosa penyakit kritis, maka Anda akan dibebaskan dari kewajiban menabung, bahkan ALLIANZ-lah yang akan memberikan tabungan kepada Anda 20 Juta setiap tahunnya hingga usia 65 tahun. Disini, Anda juga masih mendapatkan total manfaat tabungan dimana tabungan Anda akan bertambah 18% setiap tahunnya.
Kesimpulan :
Hanya dengan menabung di TAPRO ALLIANZ, Anda akan mendapatkan berbagai manfaat dengan total jauh melebihi nilai di tabungan biasa. Jadi apa yang Anda tunggu?
Butuh informansi lebih lanjut...?? anda bisa menghubungi saya
Sinta M. Pertiwi
Bussiness Manager
085240177426
pin : 28CE638F
Selasa, 21 Februari 2012
Mahalnya Cangkok Hati
Mahalnya Cangkok Hati
http://m.kompas.com/news/read/2012/02/21/0222064/Hati.Rp.3.Miliar
Ada ngga garansi/jaminan org ngga bakal kena 5 resiko kehidupan? Tanyakan pada diri sendiri dulu...
Kita semua diingatkan setiap manusia cepat atau lambat, tua atau muda tidak ada yg kebal dari 5 resiko kehidupan yaitu sakit, kecelakaan, cacat tetap total, meninggal dan tua.
Jika kena, siapa pun tidak bisa mengelak: muda, tua, atlet, artis, kaya, miskin atau apapun namanya.
Dan kita tidak bisa memilih mau kena yg mana dan kapan kenanya.
Jika kena, perlu uang ngga? Uang besar atau uang kecil?
Mau pakai Tabungan Pribadi (Tapri) atau duit asuransi Allianz (Tapro = tabungan proteksi )?
Pernah ngga kepikir jika besok dokter minta sediakan uang 1 Milyar utk berobat sudah siapkah kita?
Jika kita tidak siap dan dokter memberikan keringanan 90 hari lagi sediakan uang 1 Milyar, siapkah kita?
Pilih mana?
Nabung 50rb/hari di TAPRO atau sediakan dr kantong sendiri 1 Milyar?
Kalau nabung sendiri 50rb/hr butuh brp puluh tahun sampai 1M? Nabung di TAPRO hanya butuh 90 hari sudah sedia 1M!
Org tdk ambil polis krn mrk kurang mengerti betapa pentingnya punya asuransi.
Yg tdk bs dihindari adalah penyakit, apalagi menurut WhO survey 92% org seblm meninggal kena sakit kritis.
http://m.kompas.com/news/read/2012/02/21/0222064/Hati.Rp.3.Miliar
Ada ngga garansi/jaminan org ngga bakal kena 5 resiko kehidupan? Tanyakan pada diri sendiri dulu...
Kita semua diingatkan setiap manusia cepat atau lambat, tua atau muda tidak ada yg kebal dari 5 resiko kehidupan yaitu sakit, kecelakaan, cacat tetap total, meninggal dan tua.
Jika kena, siapa pun tidak bisa mengelak: muda, tua, atlet, artis, kaya, miskin atau apapun namanya.
Dan kita tidak bisa memilih mau kena yg mana dan kapan kenanya.
Jika kena, perlu uang ngga? Uang besar atau uang kecil?
Mau pakai Tabungan Pribadi (Tapri) atau duit asuransi Allianz (Tapro = tabungan proteksi )?
Pernah ngga kepikir jika besok dokter minta sediakan uang 1 Milyar utk berobat sudah siapkah kita?
Jika kita tidak siap dan dokter memberikan keringanan 90 hari lagi sediakan uang 1 Milyar, siapkah kita?
Pilih mana?
Nabung 50rb/hari di TAPRO atau sediakan dr kantong sendiri 1 Milyar?
Kalau nabung sendiri 50rb/hr butuh brp puluh tahun sampai 1M? Nabung di TAPRO hanya butuh 90 hari sudah sedia 1M!
Org tdk ambil polis krn mrk kurang mengerti betapa pentingnya punya asuransi.
Yg tdk bs dihindari adalah penyakit, apalagi menurut WhO survey 92% org seblm meninggal kena sakit kritis.
Selasa, 07 Februari 2012
"Anda tdk perlu asuransi kalau anda tdk perlu penghasilan anda"
Kenapa anda harus punya asuransi jiwa yg besarnya 200 kali lipat dari penghasilan bulanan anda ?
Krn hidup Indonesia ini unik :
GILA !! ada pilot yg sdh 2 th gunakan narkoba !! ketangkap sdg dugem 03.30 pagi , padahal harus terbangkan pesawat 06.00 pagi makasar - surabaya
Ini masih 2 org pilot yg tertangkap , yg lain belum ketauan :
Jika afriyani susanti supir yg gunakan narkoba bisa menewaskan 9 org , kalau pilot pakai narkoba , apa akibatnya ?
"Anda tdk perlu asuransi kalau anda tdk perlu penghasilan anda"
Life is full of surprise. You can never change the past, but you can always change the future. Protection is the promise for a brighter future.
Krn hidup Indonesia ini unik :
GILA !! ada pilot yg sdh 2 th gunakan narkoba !! ketangkap sdg dugem 03.30 pagi , padahal harus terbangkan pesawat 06.00 pagi makasar - surabaya
Ini masih 2 org pilot yg tertangkap , yg lain belum ketauan :
Jika afriyani susanti supir yg gunakan narkoba bisa menewaskan 9 org , kalau pilot pakai narkoba , apa akibatnya ?
"Anda tdk perlu asuransi kalau anda tdk perlu penghasilan anda"
Life is full of surprise. You can never change the past, but you can always change the future. Protection is the promise for a brighter future.
5 Jenis Kanker yang Paling Banyak Membunuh Pria & Wanita
Kanker dapat menyerang siapa saja, baik muda, tua, kaya, miskin, pria, wanita maupun anak-anak
Kenali beberapa jenis kanker yg paling banyak membunuh pria dan wanita :
Berikut 5 jenis kanker yang paling banyak membunuh pria dan wanita di seluruh dunia, seperti dilansir dari situs WHO (World Health Organization), Sabtu (4/2/2012):
Kanker pada pria
1. Kanker paru-paru
2. Kanker lambung
3. Kanker hati
4. kanker kolorektal (usus besar)
5. Kanker esofagus (tenggorokan)
Kanker pada wanita
1. Kanker payudara
2. Kanker paru-paru
3. Kanker lambung
4. Kanker kolorektal
5. Kanker serviks (leher rahim)
Bisa tdk kebal thd kanker ?
Jika kena perlu uang kecil atau uang besar ?
Mau bayar sendiri atau dibayarin asuransi ?
Hub :
Sinta M Pertiwi
Bussiness Manager
Allianz Star Network
0852 4017 7426
Email: sinta_ars@yahoo.com
Pin : 28CE638F
Kenali beberapa jenis kanker yg paling banyak membunuh pria dan wanita :
Berikut 5 jenis kanker yang paling banyak membunuh pria dan wanita di seluruh dunia, seperti dilansir dari situs WHO (World Health Organization), Sabtu (4/2/2012):
Kanker pada pria
1. Kanker paru-paru
2. Kanker lambung
3. Kanker hati
4. kanker kolorektal (usus besar)
5. Kanker esofagus (tenggorokan)
Kanker pada wanita
1. Kanker payudara
2. Kanker paru-paru
3. Kanker lambung
4. Kanker kolorektal
5. Kanker serviks (leher rahim)
Bisa tdk kebal thd kanker ?
Jika kena perlu uang kecil atau uang besar ?
Mau bayar sendiri atau dibayarin asuransi ?
Hub :
Sinta M Pertiwi
Bussiness Manager
Allianz Star Network
0852 4017 7426
Email: sinta_ars@yahoo.com
Pin : 28CE638F
Jumat, 20 Januari 2012
Apakah Anda Butuh Asuransi ?
Jika Anda tdk perlu asuransi,
mengapa harus memilikinya? Jawab pertanyaan berikut ini, jika
jawabannya YA maka Anda tidak butuh asuransi.
1. Apakah Anda kebal terhadap berbagai penyakit? Maksudnya segala macam penyakit yang ada dalam kehidupan manusi, dr yg ringan sampai berat.
2. Apakah Anda mampu menjaga kestabilan emosi dan mampu menjada pikiran ke level stress terendah? Penyakit biasanya timbul dari pikiran.
3.Kekebalan tubuh meningkat bila berdoa/bermeditasi, jika marah2 maka kekebalan tubuh menurun. Jujur, Apakah Anda jam doa Anda teratur?
4.Apakah Anda percaya bahwa seumur hidup akan terhindar dari kecelakaan dari yang kecil sampai besar?
5.Apakah Anda punya impian keinginan anak/org yg dicintai tetap terwujud jika Anda tidak ada?
Semoga pertanyaan-pertanyaan tadi dijawab dg jujur dan membuka mata hati Anda bahwa manusia tidak akan lepas dari risiko dan ketidakpastian.
Sedia payung sebelum hujan. Sedia asuransi jiwa sebelum risiko terjadi.
Asuransi Jiwa membantu meminimalkan risiko dan mengatasi ketidakpastian. Salam Asuransi Jiwa!
1. Apakah Anda kebal terhadap berbagai penyakit? Maksudnya segala macam penyakit yang ada dalam kehidupan manusi, dr yg ringan sampai berat.
2. Apakah Anda mampu menjaga kestabilan emosi dan mampu menjada pikiran ke level stress terendah? Penyakit biasanya timbul dari pikiran.
3.Kekebalan tubuh meningkat bila berdoa/bermeditasi, jika marah2 maka kekebalan tubuh menurun. Jujur, Apakah Anda jam doa Anda teratur?
4.Apakah Anda percaya bahwa seumur hidup akan terhindar dari kecelakaan dari yang kecil sampai besar?
5.Apakah Anda punya impian keinginan anak/org yg dicintai tetap terwujud jika Anda tidak ada?
Semoga pertanyaan-pertanyaan tadi dijawab dg jujur dan membuka mata hati Anda bahwa manusia tidak akan lepas dari risiko dan ketidakpastian.
Sedia payung sebelum hujan. Sedia asuransi jiwa sebelum risiko terjadi.
Asuransi Jiwa membantu meminimalkan risiko dan mengatasi ketidakpastian. Salam Asuransi Jiwa!
Langganan:
Postingan (Atom)